Kista Coklat

Kista pada indung telur merupakan penyakit yang ditakuti banyak wanita. Selain angka kejadiannya yang cukup banyak, kista tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu kesuburan wanita. Gampangnya, sulit hamil. Sebab, kita dapat mengganggu proses keluarnya sel telur dari indung telur. Meski menghambat kesuburan, bukan berarti seorang wanita yang menderita kista tidak bisa mendapatkan anak. Pada kondisi tertentu, mereka masih diberi kesempatan hamil dan melahirkan, meski kemungkinannya lebih kecil.

Kista yang terdapat pada indung telur biasa dikenal sebagai kista coklat. Kista coklat ini bisa ditimbulkan oleh endometriosis. Yaitu, tumbuhnya jaringan endometrium di luar rahim. Nah, dalam kasus ini jaringan endometrium itu berada di indung telur. Di dalam indung telur, Krista ini akan tampak seperti sebuah ruangan yang ukurannya besar dan berisi darah tua yang menyerupai coklat. Dalam pemeriksaan, tampak kecoklatan karena pada dasarnya kista ini memang berisikan darah yang mengantong pada indung telur.

Masalah kesuburan pada perempuan sering dikaitkan dengan kista. Bahkan, ada anggapan seseorang yang terkena kista di ovarium (indung telur) akan sulit hamil. Pendapat itu ternyata tidak sepenuhnya benar karena pada umumnya kista bersifat jinak, berukuran kecil, dan tidak berpengaruh terhadap kesuburan.

Kista Coklat atau Kista Indung Telur

Kista merupakan neoplasma atau sel baru yang tumbuh liar. Kista bisa berbahaya manakala sudah berukuran besar. Kista berdiameter lebih dari 5cm dapat melintir pada saat terjadi kehamilan. Akibatnya, kista pecah dan menimbulkan nyeri sangat hebat. Selain itu, dapat beresiko jika merupakan neoplasma ganas yang dapat mengakibatkan kanker ovarium (kanker nomor tiga penyebab kematian perempuan Indonesia setelah kanker payudara dan kanker mulut rahim). Oleh karena itu, penting dilakukan deteksi dini adanya kista, yaitu dengan pemeriksaan ultrasonografi (USG). Kista terkadang muncul tanpa gejala seperti penyakit pada umumnya. Gejala-gejala seperti perut yang agak membuncit serta bagian bawah perut yang terasa tidak enak biasanya baru dirasakan saat ukurannya sudah cukup besar.

Pada dasarnya, kista dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu kista dermoid berasal dari elemen ektodermal sehingga sel-selnya mirip kulit, yaitu sel epitel gepeng, tampak pula folikel rambut, kelenjar keringat, kadang-kadang elemen tulang. Potensi kista dermoid menjadi ganas relative kecil, cuma sekitar 1-3%. Dan yang kedua adalah kista endometriosis, (endometriosis ada yang berbentuk kista, karena itu sering disebut kista). Padahal kista merupakan neoplasma, sementara endometriosis berupa kelenjar dinding rahim yang abnormal dan tumbuh di luar rahim. Kista endometriosis mengganggu kesuburan karena secara mekanik dapat mengakibatkan pelengketan yang menyebabkan proses ovum pick-up (lepasnya sel telur yang lebih matang), sehingga sulit ditangkap fimbriea (ujung tuba fallopi). Akibatnya pembuahan sulit terjadi. Secara imunologis kesuburan juga terhambat karena timbulnya rekasi-reaksi kekebalan yang mengganggu fungsi sel telur, sperma dan embrio secara alami.

Masalah atau gangguan pada alat vital bisa terjadi karena jaringan endometrium yang seharusnya tidak berada didalam indung telur mengalami perdarahan karena pengaruh hormone estrogen dan progesterone. Seperti halnya perdarahan yang dialami seorang wanita saat menstruasi. Kista ini hanya terjadi, hanya di salah satu indung telur, atau pada keduanya sekaligus. Kondisi inilah yang sangat berperan terhadap kesuburan. Jika kista didapatkan pada kedua indung telur, maka kemungkinan untuk bisa hamil semakin kecil. Namun, jika kista hanya terdapat pada salah satu indung telur, kemungkinan trjadi kehamilan lebih besar lagi. Bahkan pada wanita yang mengalami kista coklat disarankan untuk segara melakukan pernikahan dan tidak menunda lagi kehamilannya. Ini termasuk langkah pencegahan. Karena pada saat kehamilan dan sesudah kehamilan, terjadi regresi endometrium dalam sarang-sarang endometriosis termasuk yang ada didalam indung telur.

Kondisi tersebut bisa mencegah kista semakin besar dan memperburuk keadaan wanita akibat kista tersebut. Namun kesempatannya tetap masih lebih kecil dibandingkan wanita normal. Kira-kira hanya separuhnya. Tapi, kenyataannya cukup banyak wanita yang menderita kista, namun tetap bisa hamil. Selama pertumbuhan kista tersebut bisa dikendalikan dan tidak menghambat proses pembuahan maka tetap bisa teradi kehamilan.

Untuk mengendalikan pertumbuhan kista, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Pertama, dengan terapi hormonal. Prinsipnya adalah menciptakan lingkungan yang rendah hormone estrogen. Cara lain dengan melakukan pembedahan. Yakni pengangkatan kista pada indung telur sesuai ukuran. Biasanya tidak seluruh bagian indung telur diangkat, tapi disisakan bagian ovarium yang masih sehat.


=====================================

>>> Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Miom dan Tumor, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Kista Coklat and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Kista Coklat

  1. obat nyeri haid says:

    mau nanya nih,..cara menjadi agen obat kista jeli gamat bagaimana?tks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>